Langsung ke konten utama

Unggulan

Xi Xiu Acne Face Serum: Solusi Perawatan Kulit Berjerawat yang Menenangkan dan Melembapkan

Jerawat sering kali menjadi masalah kulit yang mengganggu rasa percaya diri. Mulai dari minyak berlebih, pori-pori tersumbat, hingga bekas jerawat yang sulit memudar, semuanya membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah menggunakan serum dengan kandungan aktif yang bekerja secara efektif sekaligus tetap lembut di kulit. Xi Xiu Acne Face Serum hadir sebagai pilihan perawatan harian yang diformulasikan untuk membantu merawat kulit berjerawat, menenangkan iritasi, serta menjaga kelembapan kulit agar tetap sehat. Kandungan Utama Xi Xiu Acne Face Serum 1. Niacinamide Niacinamide dikenal sebagai salah satu bahan aktif yang populer dalam dunia skincare. Kandungan ini membantu mengurangi tampilan bekas jerawat, meratakan warna kulit, mengontrol produksi minyak berlebih, dan memperkuat skin barrier. 2. Zinc Sulfate Zinc Sulfate membantu mengurangi minyak berlebih yang menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Selain itu, kandungan ini jug...

Sehari Keliling kota Jakarta

Seperti dalam tulisan blog saya sebelumnya tentang Secuil cerita dari Ibu Kota Jakarta, dimana beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan mengunjungi kota impian yang ingin saya kunjungi. Berhubung saya hanya memiliki waktu satu hari untuk keliling Jakarta, membuat saya tidak bisa mengunjungi banyak destinasi wisata.
Destinasi pertama yang saya kunjungi yakni Galeri Nasional Indonesia. Tidak susah untuk menemukan lokasinya karena letaknya yang dekat dengan stasiun Gambir. Awalnya saya ragu untuk masuk ke sini karena tempatnya yang sepi (karena saya kira masih tutup). Namun, akhirnya saya memberanikan diri bertanya sama pak satpamnya dan begitu beliau bilang jika galerinya sudah buka, alhasil saya langsung masuk.
Begitu masuk, saya diminta untuk mengisi buku tamu (dengan menulis identitas diri, nama, asal, dll). Setelah itu, saya diminta untuk meninggalkan tas karena kecuali ponsel dan kamera pengunjung dilarang membawa apapun termasuk masker wajah yang akhir-akhir ini sering dikenakan oleh anak-anak muda... keke 
Selanjutnya, mbak resepsionis nya memberi tahu peraturan-peraturan selama memasuki galeri. Imbauan itu yakni: 
-Dilarang memegang karya seni
-Jika ingin mengambil foto harus dari jarak kurang lebih 30 cm. 
-Dan, larangan lain yang berpotensi merusak karya seni. 
Saya langsung naik tangga menuju lantai dua dimana Galeri seninya berada. Begitu masuk banyak karya seni yang apik dan tertata rapi lengkap dengan penjelasannya. Meskipun saya tidak begitu mengerti dengan karya seni tapi saya menikmati akan keindahan yang ditampilkan sang pembuatnya. 
Namun sayangnya, waktu saya berkunjung hanya satu ruangan yang dibuka karena ruangan lainnya masih dalam tahap renovasi. So sad...😓
Setelah dari Galeri Nasional Indonesia, tujuan saya selanjutnya yakni trendmark nya kota Jakarta. Apalagi kalau bukan Monumen Nasional (Monas).
Saya memutuskan untuk berjalan kaki menuju kesana karena saya pikir letaknya yang tidak begitu jauh. Namun, sepertinya pilihan itu kurang tepat karena ketidaktahuan mengenai gerbang masuk ke taman Monasnya, alhasil harus berkeliling mencarinya. Setelah berhasil masuk, saya kembali harus berkeliling memutari taman yang luas banget itu hanya untuk mencari pintu masuk ke Monas. Beruntung waktu itu cuaca sedang mendung jadi tidak menderita-menderita banget lah ya. Bayangkan jika cuaca panas.. sudahlah.. jangan dibayangkan.  
Setelah membeli tiket, saya pergi untuk mendengarkan pembacaan teks proklamasi dari bapak Proklamator, Ir Soekarno bersama anak-anak sekolah.
Pintu itu nantinya akan terbuka dan terdengar suara Bung karno membacakan teks proklamasi.
Lalu, mengantri untuk masuk lift menuju ke puncak Monas melihat pemandangan dari atas. 
Cekrek.. cekrek.. cekrek.. tak lupa saya mengabadikan setiap keindahan yang terpampang di depan mata. Dari atas terlihat pemandangan kota Jakarta yang begitu apik.
Tak lupa saya juga melihat melalui teropong yang disediakan di sana. Memanfaatkan apa yang ada, agar tak sia-sia sudah membayar. Keke.
Puas melihat-lihat dan berfoto, selanjutnya saya menuju ke museum nya, menambah wawasan mengenai sejarah Indonesia. Di dalam museum, sejarah Indonesia digambarkan dengan jelas melalui sebuah replika yang tertutup rapi dalam bingkai kaca lengkap dengan penjelasan yang singkat namun jelas. Manjadikan orang-orang lebih semangat belajar sejarah.
Salah satu contoh replika di museum Monas
Contoh penjelasannya.
Itulah dua destinasi yang bisa saya kunjungi waktu itu, semoga lain waktu bisa kembali ke sini lagi dan mengekspoler lebih banyak lagi. Amin 🙏. 
Sebenarnya ada satu lagi yakni Masjid Istiqlal tapi kunjungan itu saya lakukan ketika pertama kali datang ke Jakarta dan beda hari jadi tidak saya masukkan dalam tulisan kali ini.
Akan tetapi, saya begitu puas bisa Solo Traveler terlebih di kota yang saya impikan. It's like Dream Come True. 

All pic by Melika

Komentar

Postingan Populer