Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Fakta Kucing yang wajib Cat Lovers ketahui!
Kucing merupakan salah satu hewan yang sering kita jumpai di lingkungan sekitar. Hewan yang lucu nan menggemaskan ini menjadi primadona hingga menjadi hewan yang dijadikan pilihan oleh sebagian orang untuk dipelihara. Bahkan bagi pecinta kucing, kucing sudah mereka anggap sebagai teman bahkan anak sendiri. Maka tidak heran jika ketika cat lovers akan sangat sedih bila kehilangan kucing kesayangan mereka atau melihat kucing yang tidak terurus di jalan.
Para Cat Lovers juga tidak malu untuk menyapa kucing dan mengajak bicara ketika bertemu dengan hewan karnivora ini. Kucing atau yang memiliki nama latin Felis Silvestris Catus sudah sejak Tahun 6000 SM sudah menjadi hewan penjaga untuk hasil panen dari hewan pengerat.
Meski terlihat imut dan lucu ternyata kucing namun ternyata kucing merupakan hewan predator ganas yang mampu memburu lebih dari 1000 species. Selain itu, kucing tidak bisa memakan tumbuhan jika kalian melihat kucing makan rumpu itu hanya berguna untuk menetralkan lambung. Maka tidak heran setelah makan rumput kucing biasanya akan muntah.
Selain itu, ternyata kucing juga memiliki fakta lain yang wajib cat lovers ketahui. Apa saja? Ini dia, fakta lain dari kucing yang wajib cat lovers ketahui:
Menghabiskan 70% kesehariannya untuk tidur
Sudah menjadi rahasia umum jika kucing merupakan hewan pemalas yang menghabiskan kesehariannya untuk tidur. Kucing bisa tidur 15-20 jam sehari. Hal itu juga dikarenakan mereka menyimpan energi untuk berburu.Dapat berlari sangat cepat
Kucing dikenal dengan hewan pelari yang cepat, gesit dan handal karena mereka juga harus menerkam mangsanya. Rata-rata lari kucing bisa mencapai 30mph.
Menjilat tubuh untuk menghilangkan kotoran dan parasite
Pasti kalian sering melihat hewan yang satu ini menjilati tubuhnya? Yap, menjilati tubuh merupakan pengganti mandi yang dilakukan manusia untuk menghilangkan kotoran dan parasite yang menempel di tubunya.
Memiliki keseimbangan tubuh yang baik
Kucing memiliki tulang punggung yang fleksibel dan daya reflex serta kecerdasan yang tinggi maka tidak heran jika kucing akan dengan mudah dapat berjalan di tempok, di panggar, atau benda lain yang beralas tipis sekalipun.
Kucing bisa berkeringat
Sama halnya dengan manusia, hewan berkaki empat yang satu ini juga bisa berkeringat. Kucing mengeluarkan keringatnya melalui cakarnya karena kelenjar keringat pada kucing berada di bagian bawah bantalan kakinya.
Tidak bisa merasakan manis
Kucing merupakan hewan mamalia yang tidak bisa merasakan manis. Hal itu karena reseptor yang berada di ujung sel perasa bernama T1R2 dan T1R3 untuk merasakan manis tidak berfungsi di hewan yang satu ini.
Telinga kucing mampu berputar 180 derajat
Pada telinga kucing memiliki jaringan otot yang sangat banyak hingga mencapai 32 jaringan otot. Maka tidak heran, apabila mereka dipanggil telinganya saja yang bergerak tanpa harus kepalanya menoleh.
Kucing tahu nama mereka
Masih dalam kaitannya di nomor 7. Kita sering kali atau bahkan kucing kita sendiri sering tidak peduli ketika kita panggil. Cat Lovers pasti bertanya jangan-jangan kucing tidak tahu nama yang diberi oleh pemiliknya. Tapi jangan salah, kucing sebenarnya tahu nama mereka namun mereka kelewat cuek jadi hanya menggerakkan telinga atau ekor saja.
Memiliki kemampuan Night Vision
Sering melihat kucing tetap berjalan santai meski dalam keadaan gelap gulita? Ya, hal itu karena kucing memiliki organ bernama Tapetum Lucidum yang dapat memantulkan cahaya untuk dapat melihat di ruangan yang kurang cahaya sekalipun. Kemampuan ini biasa disebut dengan Night Vision.
Kumis kucing adalah alat navigasi
Selain kemampuan Night Vision, kucing memiliki keistimewaan lain yakni terletak pada kumisnya. Kumis kucing merupakan sensor untuk mendeteksi lingkungan sekitar dan berguna juga untuk menangkap buruannya.
Kucing yang memiliki penglihatan buruk disiang hari memanfaatkan kumisnya sebagai sensor menghitung jarak dan gerakan. Maka dari itu kumis kucing ‘haram’ untuk dipotong.
Memiliki gen 95,6% sama dengan harimau
Hal ini tidak perlu dijelaskan lagi karena semua tingkah dan perilaku kedua hewan ini sungguh sangat sama. Maka tidak heran jika kucing sering disebut dengan ‘harimau kecil’ dan harimau sering disebut sebagai ‘kucing besar’. Ada yang menyatakan juga nenek moyang kucing merupakan seekor harimau.
Hewan soliter atau mandiri
Meski sering menjumpai kucing bersama dengan kelompoknya namun sebenarnya, kucing merupakan hewan yang sangat mandiri.
Kucing tertua di dunia hidup selama 38 tahun
Kucing tergolong jenis mamalia crepuscular yang memiliki kelangsungan hidup rata-rata 12-15 tahun. Namun, seekor kucing Austin, Texas, America Serikat dinobatkan sebagai kucing tertua di dunia dengan usia mencapai 38 tahun 3 hari. Kucing bernama Crème Puff ini bahkan masuk ke dalam Guiness World Record sebagai kucing tertua di dunia.
Suara dengkuran kucing sebagai penghilang stress dan memperkuat tulang
Menurut penelitian suara dengkuran pada kucing dapat menghilangkan stress dan memperkuat tulang pada manusia. Selain itu, frekuensi dengkuran kucing yang konstan yakni sebesar 25 dan 150 hertz dapat membantu meringankan penyakit dypsnea atau sesak nafas yang diderita oleh anak.
Dapat merasakan emosi manusia
Meski sering terlihat cuek nyatanya seekor kucing juga dapat merasakan emosi dari sang pemilik. Hingga tak jarang mereka akan menghibur sang empunya.
Memiliki 300 juta korteks serebal
Sebuah penelitian menyatakan kucing merupakan hewan mamalia yang memiliki 300 juta korteks serebal yang berfungsi mengatur tindakan dan rasionalitas menanggapi kejadian sekitar. Selain itu, 300 juta korteks serebal itu berfungsi untuk menyimpan memori jangka Panjang maupun pendek.
Mampu melompat sejauh 6 kali lipat dari Panjang tubuhnya.
Dalam keadaan sehat, kucing mampu melompat 6 kali lipat dari Panjang tubuhnya. Biasanya keadaan ini untuk menangkap hewan-hewan yang terbang.
Budidaya kucing terjadi sekitar 9000 tahun lalu
Dilansir dari National Geographic, ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa sekitar 4400 SM nenek moyang kucing modern telah menyebar dari Asia Barat Dayak e dataran Eropa. Hal itu dibarengi degan perubahan gen kucing dari kucing liar hutan menjadi kucing rumahan dengan fisik yang lebih kecil.
Kucing perlu vaksinasi
Vaksinasi yang diberikan kepada kucing ada 2 jenis yaitu vaksinasi umum dan khusus. Vaksinasi umum digunakan untuk mencegah distemper atau panleukopenia, parvo, dan inveksi saluran pernafasan. Sementara, vaksinasi khusus diberikan untuk menghindari bahaya rabies.
______________
Postingan Populer
Novel Remaja Romance: Pacarku Matre – Kisah Cinta Sekolah Penuh Drama
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar