Langsung ke konten utama

Unggulan

Xi Xiu Acne Face Serum: Solusi Perawatan Kulit Berjerawat yang Menenangkan dan Melembapkan

Jerawat sering kali menjadi masalah kulit yang mengganggu rasa percaya diri. Mulai dari minyak berlebih, pori-pori tersumbat, hingga bekas jerawat yang sulit memudar, semuanya membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah menggunakan serum dengan kandungan aktif yang bekerja secara efektif sekaligus tetap lembut di kulit. Xi Xiu Acne Face Serum hadir sebagai pilihan perawatan harian yang diformulasikan untuk membantu merawat kulit berjerawat, menenangkan iritasi, serta menjaga kelembapan kulit agar tetap sehat. Kandungan Utama Xi Xiu Acne Face Serum 1. Niacinamide Niacinamide dikenal sebagai salah satu bahan aktif yang populer dalam dunia skincare. Kandungan ini membantu mengurangi tampilan bekas jerawat, meratakan warna kulit, mengontrol produksi minyak berlebih, dan memperkuat skin barrier. 2. Zinc Sulfate Zinc Sulfate membantu mengurangi minyak berlebih yang menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Selain itu, kandungan ini jug...

[CerBung] "Late" (Last Part)


By Melika

Akibat peristiwa itu kondisi mobil Melati mengalami kerusakan yang sangat parah, bampernya hancur dan kondisi Melati di dalam mobil sudah tidak sadarkan diri dan penuh dengan darah yang berasal dari kepalanya. Melihat peristiwa itu banyak orang yang langsung turun menuju ke TKP.. lalu salah satu orang yang datang menelfon ambulance dan memberitahu lokasi TKP, tak berselang lama kemudian ambulance sudah sampai dan membawa Melati di rumah sakit terdekat untuk menerima perawatan lebih lanjut.
Hampir 30 menit David menunggu kedatangan Melati di tengah-tengah taman bunga namun orang yang ditunggu tak kunjung datang juga, karena merasa cemas ia lalu menelfon dan tak berapa lama telfon itu di angkat, tetapi bukan suara Melati yang berasal dari telfonnya melainkan suara laki-laki untuk sesaat ia berburuk sangka jika Melati sekarang sedang bersama lelaki lain. Akan tetapi, laki-laki yang menjawab telfon Melati menjelaskan jika ia adalah seorang polisi dan memberi tahu jika orang yang David terlfon baru saja mengalami kecelakaan. Tiba-tiba pikiran David kosong, tubuhnya lemas dan seakan dunianya runtuh saat itu juga.. bahkan tangannya terlalu lemas untuk memegang seikat bunga. Bunga indah yang sedari tadi diperlakukan bak seorang putri raja terjatuh tepat di kakinya.. setelah tersadar kembali ia langsung menuju ke mobil dan pergi ke rumah sakit tempat Melati di rawat.
Sesampainya di rumah sakit, ia berlari seperti orang gila mencari keberadaan Melati. Dia bertanya kepada petugas resepsionis yang ada di depan rumah sakit. David lalu di beri tahu jika pasien yang dibawa ambulance karena kecelakaan sekarang berada di UGD... ia langsung berlari ke UGD namun perawatan Melati belum selesai. Ia menunggu di depan UGD dengan perasaan cemas.. tidak lelahnya ia berdoa dan berharap semoga Melati selamat. Beberapa saat kemudian orang tua Melati yang sudah diberi tahu polisi tiba di UGD dan menanyakan bagaimana keadaan Melati tetapi David hanya dapat menajawab dengan gelengan kepala karena ia juga masih belum tahu bagaimana kondisi Melati. Setelah satu jam dokter yang menangani Melati keluar untuk memberitahu kondisinya.
“gimana keadaan Melati, Dok..??”
“maaf..kita sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi Tuhan berkehendak lain.. dia mengalami pendarahan hebat di kepalanya yang membuatnya menghembuskan nafas terakhir..” terang dokter.. mendengar penjelasan dari dokter ibu Melati menangis sekencang-kencangnya sedangkan ayahnya dengan berusaha tegar menengkannya.. David sendiri hanya dapat bersimpuh sambil mengeluarkan air mata karena masih tidak percaya dengan apa yang bari saja ia dengar.
 “maaf..” ucap dokter yang tahu jika kata itu tidak bisa membuat mereka tenang.. orang tua Melati lalu masuk untuk melihat anaknya untuk terakhir kali.. begitu selesai, giliran David dengan langkah linglung ia masuk.
“kenapa..??? kenapa kamu meninggalkanku..?? aku rela jika kamu bersama dengan laki-laki lain.. tapi kumohon jangan tinggalkan aku..!!” ucap David sambil menangis di depan tubuh Melati yang sudah kaku  “kumohon kembalilah..!!” ucapnya lagi sambil sedikit berteriak karena belum rela jika ia harus ditinggal begitu cepat disaat ia ingin mengungkapkan semuanya.
Semenjak dibawa keluar dari ruang UGD, David selalu saja berada di samping Melati.. tidak ada niat sedetikpun dari dirinya untuk meninggalkan Melati karena ia sudah berjanji akan berada di sisinya untuk terakhir kali.. bahkan saat dipemakaman ia adalah orang terakhir yang berada di makam Melati. Ia lalu berjongkok lalu mengusap batu nisan yang bertuliskan nama “Melati Rahmawati” sambil membayangkan dirinya sedang mengusap kepala Melati.
“Mel, bagaimana kabarmu hari ini...?? aku berharap kamu baik-baik saja.. aku disini baik-baik saja.. bagaimana di sana..?? kamu senang di sana..??” kata David sambil menahan air matanya yang hampir terjatuh.. hari ini ia berniat tidak akan mengeluarkan air mata karena ia tidak ingin Melati yang sedih melihat dirinya terus-terusan bersedih “kamu tahu.. aku kira kita bisa bahagia bersama selamanya karena aku memimpikan sesuatu yang indah tentang kita.. tetapi ternyata mimpi adalah kebalikan dari apa yang kita inginkan.. meskipun begitu aku tetap tidak akan pernah menyesal mengenalmu.. bahkan aku berterima kasih sama Tuhan telah dipertemukan oleh orang sepertimu..” sambungnya bercerita “Mel, aku tahu ini sudah terlambat.. tapi aku harap kamu masih bisa mendengarnya di sana.. bahwa aku sangat.. sangat.. sangat Mencintaimu..” kata terakhir yang David utarakan didepan pusara Melati yang tanahnya masih basah sebelum membalikkan tubuh meninggalkan tempat peristirahatan terakhir Melati.
The END


Komentar

Postingan Populer